Kamu suka baca ramalan?

Di twitter, banyak orang yang follow akun-akun ramalan. Awal nya sih cuma ramalan zodiak aja yang booming, seolah-olah pengguna twitter wajib banget follow akun tersebut lalu meretweet atau menjadikan tweet favorite. Semakin twitter digandrungi, semakin banyak juga akun-akun ramalan lain yang masuk twitter.

- ramalan kepribadian sesuai awalan huruf nama seseorang
- ramalan kepribadian lewat golongan darah
- ramalan kepribadian lewat ulangtahun sesuai hari atau tanggal
- ramalan kepribadian sesuai warna favorit
- ramalan kepribadian sesuai tipe gaya ciuman

dan masih banyak yang akun ramalan gak bemutu lain nya. Tapi buat saya, yang lebih gak bermutu adalah orang-orang yang memfollow dan mempercayai akun tersebut. Kenapa? Karena memasung karakter diri sendiri. Saat ramalan nya benar, dia akan setuju. Saat ramalan nya salah, dia akan menggerutu. Misalnya, jika sebuah ramalan mengatakan bahwa kamu adalah tipe orang yang A, B, C, dan D. Kamu akan mempercayai nya kemudian meretweet, mengingatnya, kemudian mengulang kembali kelakuan kamu. Jadi keesokan hari nya dengan mudahnya kamu akan meretweet akun ramalan dan mempercayai nya, lalu diingat-ingat, lalu diulang-ulang sampai kamu gak sadar udah ngefollow sebulan, dua bulan, bahkan setahun, dua tahun.

Lalu kenapa saya menganggap itu memasung karakter diri sendiri? Karena kamu menilai diri kamu seperti itu. Diri saya memang sifat nya A, saya gakbisa berubah jadi Z. Diri saya memang sifat nya B, saya gakbisa berubah jadi Y. Kalau begini, ya tentu saja sifat jelek dari diri kamu pun akan terus kebawa sampai nanti. Gakbisa diubah. Gak mencoba merubah.

Lalu dengan semakin banyak akun ramalan yang saya sebutin diatas, saya semakin gak tertarik dengan hal-hal gak bermutu kaya gitu. Beberapa orang di twitter udah saya unfollow karena tiap hari ngetweet tentang akun ramalan. Kenapa saya unfollow? Karena gak bermutu. Terus saya ngerasa tweet saya bermutu? Belum tentu. Setidaknya, saya mau melihat timeline saya bersih dari hal-hal kaya gitu. Kalau sekiranya ada orang yang unfollow saya karena tweet saya gak bermanfaat, ya no problem. Ada yang pernah bilang, “ini twitter saya jadi suka-suka saya” yesss, saya juga setuju. Tapi ini kan hidup, kalau selalu suka-suka diri sendiri, namanya apa? Ya.. namanya.. itu.. kalian tau sendiri jawaban nya :P

Selain twitter, ramalan-ramalan sudah banyak tersedia di website dan tentu saja ada di majalah atau tabloid. Tentu saja biasanya banyak di majalah/tabloid khusus wanita, ramalan ini akan selalu dibaca oleh dedek remaja dan tante-tante ibu kota. Sambil mereka baca sambil mikir juga tentang diri sendiri nya, minggu ini ramalan nya bener gak yaaaa.. atau gak, minggu ini keuangan bakal lancar gak yaaaa~ ya apapunlah.

Ada sebagian teman-teman saya yang mengatakan “cuma iseng baca, cuma iseng follow, cuma iseng meretweet, cuma iseng supaya seru, cuma iseng ajaaaa pokoknya..” ya terus kalau cuma iseng kenapa esok hari atau minggu depan masih melakukan hal yang sama? iseng itu gak mungkin dilakukan terus menerus, yang namanya terus menerus adalah habit atau kebiasaan.

Terus kenapa saya tiba-tiba membahas tentang ini?

Karena saya bosan. Saya bosan dengan orang-orang yang mempercayai hal-hal yang belum tentu benar adanya. Apa dasar nya mereka percaya itu sama sekali gak ada. Apalagi di 2014 ini, masih saja ada yang memfollow dan meretweet akun ramalan. Pleaseee, kalian menjadi sangat lucu ketika saya lihat. Apalagi usia mereka rata-rata seumuran dengan saya. Usia segitu masih aja ngurusin kepribadian dengan ramalan? Nguntungin buat kamu? Enggak! Kamu terlihat seperti anak kecil yang sedang dipuji oleh orang dewasa dan kamu mempercayai nya berhari-hari.

Saya lupa ada yang mau ditulisin lagi atau enggak, tapi kalau memang ada tambahan nanti saya update tulisan nya hehehe. Btw, tulisan ini terlepas dari hukum membaca ramalan di agama saya, Islam. Ini murni pendapat pribadi saya, walaupun saya tahu bahwa hukum membaca ramalan adalah haram. Tapi untuk lebih jelasnya, silahkan saja tanya atau cari info sendiri. Terimakasih dan maaf jika ada yang tidak berkenan.

Happy looooooooong weekend! :)

Ruang bercerita

Ruang ini berdebu menghapus bisu
Meninggalkan jejak-jejak yang menghilang ditelan waktu
Sekarang, sudah pergi dalam kenangan satu persatu
Bahkan tak ada yang ingin tinggal seperti dulu

Ruang ini mungkin saja berhantu
Dipercayai manusia-manusia yang otak nya sempit memikirkan tabu
Jika sungguh ada, maka tak perlu menggebu-gebu
Mencari-cari hingga ajal menemuimu

Ruang ini pernah menjadi gelora cinta
Ada kotak jendela juga bahu pintu rusak karena usia
Cangkir-cangkir pernah beradu suara dengan kita
Menghangatkan badan untuk sisa malam berdua

Ruang ini di isi remaja dan orang dewasa
Mereka bergerumul memberikan percakapan juga tawa
Ada yang sendiri dibalut luka
Ada yang melirik dibalut suka

Aku percaya setiap ruang punya cerita, walau diam bergeming, sesekali ia berbicara pada waktu. Semuanya akan bertemu pada satu titik temu. Perpisahan.

Aku percaya setiap ruang punya cerita. Maka, aku terpanggil untuk menemui setiap ruang di dunia. Bertemu siapapun walau hanya dihitung oleh detik, bertemu dimanapun walau menatap tanpa sapa.

Aku percaya setiap manusia pernah menemui banyak ruang. Dalam keadaan hidup dengan sadar, hidup tanpa sadar, atau bahkan mati yang terbuang.

Twenty Two

10 April kemarin, usia saya genap 22 tahun. Alhamdulillah, masih dikasih nikmat hidup. Ini ketiga kali nya saya cerita tentang ulangtahun saya di blog. Sebelum nya udah saya tulis cerita ulangtahun saya dari usia 20, 21, sekarang 22. Mudah-mudahan di tahun selanjutnya masih bisa saya tulis di blog. Bagaimana dengan tahun ini? Ada yang berbeda dari tahun sebelumnya, saya ulangtahun bukan disaat uts! Iyaaa, tahun-tahun sebelumnya selalu pas lagi uts. Kebetulan tahun ini uts nya sudah selesai dari seminggu yang lalu hehehe.

Tahun lalu dan tahun ini masih dengan sahabat dan keluarga yang utuh, yang berbeda.. tahun lalu saya sedang jatuh cinta kemudian patah hati. Tahun ini hati saya aman.. jadi saya menikmati nya dengan santai. Hahaha, kalau ingat tahun lalu rasa nya sedih. Tapi udah setahun lalu sih, jadi.. yauda.. skip. Saya dan sahabat-sahabat selalu merayakan hari ulangtahun dari kami semua, satu persatu.. selalu ada saja surprise kecil-kecilan. Sudah seperti kebiasaan yang menyenangkan. Kalau kemarin, edisi tiup lilin nya di tempat karaoke keluarga di salah satu mall di Bandung. Ini foto-foto nya :

CYMERA_20140411_093244

CYMERA_20140411_220820

CYMERA_20140411_093045

CYMERA_20140410_233926

Ulangtahun kali ini memang gak seheboh tahun-tahun sebelumnya, tapi memang itu lah yang saya mau. Soalnya sejak kecil, saya memang tidak dibiasakan untuk merayakan ulangtahun besar-besaran atau selalu memberi dan diberi surprise. Saya dan keluarga suka merayakan hari-hari bahagia seperti ulangtahun, anniversary orangtua, atau yang lain nya. Tapi hanya untuk berkumpul saja, mencari kebersamaan. Kalau ada uang lebih, saya suka membelikan kue atau kado, tapi tidak selalu. Sesuai dengan kondisi uang saja. Ya, saya merasa beruntung pernah merasakan berbagai macam hal ketika saya ulangtahun. Saya pernah dilupakan teman-teman saat saya ulangtahun, pernah juga mendapat kado yang super banyak sampai saya bingung gimana bawanya pulang kerumah, pernah juga mendapat surprise yang benar-benar merasakan “terkejut tanpa saya tahu sebelumnya” saat ulangtahun ke 20, daaan saya juga pernah menangis sedih saat ulangtahun karena suatu hal. Yang paling masih ingat di memori adalah rasa jatuh cinta tahun lalu yang menjadi patah hati di bulan yang sama. Sekarang, saya merasa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Dalam hal apapun. Alhamdulillah.

Tahun ini saya mendapat beberapa kado dari sahabat dan keluarga. Yang paling gak saya duga adalah kado dari kakak saya, seumur hidup kayanya ini pertama kali dia ngasih saya kado. Dia simpan kado nya H+3 setelah saya ulangtahun, kado nya ada di depan pintu kamar saya tanpa memberi ucapan apapun sebelumnya. Pas saya tahu kado nya apa, ternyataaaaa monopod alias tongsis alias tongkat narsis buat foto-foto hahaha.

CYMERA_20140411_093545

CYMERA_20140413_130935

CYMERA_20140411_093708

CYMERA_20140413_191240

Terimakasih untuk semuanya. Untuk waktu yang berharga, manisnya ucapan, kado yang lucu-lucu, serta doa yang gak pernah henti-henti nya. Terutama doa orangtua. Terimakasih untuk teknologi dan internet karena mendekatkan yang jauh, yang dengan mudah nya bisa memberi ucapan dengan cepat. Semoga doa-doa nya terkabulkan sama Allah. Amiin ya robal alamin. Welcome twenty two! *backsound Taylor Swift – 22* :P

Cokotetra – Coklat Kopi Teh dan Sastra

Hallo penikmat coklat, kopi, teh, dan sastra. Kalian wajib banget mampir ke tempat ini, kedai kopi yang mungil tapi nyaman banget dan super bikin betah. Suerrrr saya gak pernah nemu tempat se-nyaman ini, se-santai ini, se-akrab ini, baru nemu banget ini sekali-kalinya seumur hidup #ceileh. Nama tempat nya Cokotetra, di daerah Dago – Bandung.

Cokotetra ini singkatan dari Coklat, Kopi, Teh dan Sastra. Saya yakin ketika disini kalian akan disuguhkan secangkir minuman yang enak-enak. Memang tidak ada makanan berat disini, hanya cemilan dan dessert semacam cake-cake gitu. Pas pertama kali datang, kalian akan disuguhkan dengan pemandangan kata-kata yang ditulis pake kapur warna warni. Lucu banget bacaan nya. Harus di baca satu-satu biar asik hahaha.

20140401_150408

 

Berhubung semua tempat duduk di dalam penuh, jadi saya dan teman-teman duduk dulu diluar sambil ngebahas setiap tulisan di karton hitam itu hahaha akibat gak ada kerjaan. Eh iya tentu aja tempat duduk di dalam penuh soalnya tempat ini mungil banget, di dalamnya cuma ada tiga meja. Diluar ada dua meja dan dikhususkan bagi yang akan merokok. Barista disini hanya ada satu, menyatu dengan pekerjaan sebagai waiter.

Setelah kebagian tempat duduk di dalam, saya dan teman-teman duduk sambil lihat menu-menu yang ada disini. Sambil lihat-lihat menu, Ryan – barista di Cokotetra menghampiri saya dan teman-teman. Mengajak kenalan karena kita baru pertama kali kesini, menjelaskan menu enak disini dan menawarkan coklat-coklat yang bisa dicicipi sebelum dipesan. Asik sekali, semua nya terasa santai. Semua yang datang serasa teman, semua yang duduk disini serasa kenal. Itu kesan yang saya dapati ketika di Cokotetra.

Setelah mencicipi dua pilihan coklat, milk chocolate dan dark chocolate. Saya tertarik sama dark chocolate, lebih terasa pait-pait nya seperti coklat asli. Akhirnya saya dan teman-teman memesan hot dark chocolate (21K), ice dark chocolate (23K), kopi tubruk from Sumatera (12K) dan french fries (12K). Bagaimana rasanya? Enyaaaak! Tapi kalau gak suka kopi tubruk jangan nyobain deh, soalnya kopi nya agak-agak asem pait gitu. Foto sesuai urutan tulisan ya.

20140401_154745

 

20140401_154653

20140401_155022

Di Cokotetra ini ada dua rak buku yang berjajar rapi, memang sesuai namanya sih disini memang banyak buku-buku sastra. Kalau kalian bingung ada buku apa aja disini, tenang aja di buku menu ada judul buku serta penulis nya. Jadi kalian gak akan bingung nyari-nyari atau milih buku mana yang pengen dibaca. Jumlah buku disini memang gak terlalu banyak, tapi untuk ukuran kedai yang mungil yaaa lumayan lah buat nambah-nambah referensi bacaan. Saya kurang tahu buku disini boleh dipinjem atau enggak, lupa nanya waktu itu. Soalnya keasikan meeting sama temen-temen. Btw, ini beberapa sudut ruangan yang saya foto.

20140401_152655

20140401_152708

20140401_152733

Saya dan teman-teman menghabiskan berjam-jam disini, sejak ashar sampai isya. Asiknya lagi, Ryan (barista Cokotetra) mengingatkan kita solat dan menunjukan kemana kita mencari musola (di Cokotetra gak ada musola, jadi harus ke tempat lain di sebrang Cokotetra) daaaan ketika Ryan akan keluar untuk sekedar solat atau istirahat makan, dia pamitan sama konsumen nya. Izin keluar dulu sebentar, katanya. Atau kadang Ryan nanya dulu ke customer, pesanan nya mau dibuatin sekarang apa nanti? Ryan tinggal dulu ya. Wow semuanya terasa asik disini, seperti rumah sendiri.

Saya bakal sering-sering kesini deh, betah soalnya hehehe. Thanks buat tempat asik nya, wahai owner Cokotetra!

INFO :

COKOTETRA – Coklat Kopi Teh dan Sastra
Jalan Dago no 322, Bandung (sebrang kantor bappeda, kantor bappeda ada di sebelah sekolah Darul Hikam)
Twitter : @Cokotetra
FREE WIFI JUGA! :P


									

Pernah ada satu waktu

Pernah ada satu waktu, semua yang ku mau begitu melekat juga dekat
Tanpa pernah meminta banyak, semua hadir,  namun tak menetap
Pernah ada satu waktu, ibu memukuli ku dengan sapu
Tanpa pernah ku tanya namun tahu, itu bentuk kekesalannya terhadapku
Pernah ada satu waktu, tubuh ku merah bahkan membiru
Tanpa dirasakan, hati ini sudah tahu bahwa itu perih sebuah pilu
Pernah ada satu waktu, aku kehilangan satu persatu
Tanpa ku hitung berapa banyak, namun tentu saja menjadi rindu
Sebuah perasaan yang tak menentu,
Seseorang yang kehadiran nya ditunggu-tunggu
Sekarang hanya menjadi selembar kertas yang sudah kutulis sejak dulu
Pernah ada satu waktu, aku selalu menyempatkan menulis
Mengenai hidupku, jejak yang pahit juga yang manis
Pernah ada satu waktu, bapa menangis dalam malam
Berbicara mengenai hidup nya yang disangkal tentang kelam
Pernah ada satu waktu, ku habiskan nafas ini dengan air mata
Menghitung butiran dosa yang menggunung dengan sendirinya
Pernah ada satu waktu, kaki ini kembali merangkak mencari kehidupan
Sendiri perlahan-lahan
Hingga rekaman jejak dihilangkan
Tak henti menggali arti kebahagiaan
Tak pernah ada satu waktu, aku merasa lebih baik untuk bernafas
Kali ini, dalam kehidupan yang tentram juga nyaman
Tak pernah ada satu waktu, aku tahu kemana akan melangkah
Kali ini, dalam pelukan Tuhan yang menerima ku tanpa lelah

Selalu ada satu waktu dalam hidup, yang selalu diingat oleh semua manusia.

Novel thriller

Hallo kalian yang selalu bikin saya kangen #uhuk

Akhir-akhir ini saya lagi ketagihan novel-novel thriller, gak tahu ada racun apaan.. tapi novel thriller bener-bener asik buat dibaca. Di dalamnya tuh penuh kejutan, penuh imajinasi, bikin kita bertanya-tanya setelah bab ini ada cerita apa lagi yaaa atau, setelah bab ini kasus apaan nih yang ditemuin. Ya pokoknya hal-hal seperti itu yang bikin semakin penasaran kalau baca novel thriller.

Setelah novel Katarsis dari Anastasya (pernah saya baca dan share di blog) saya cukup sulit mendapatkan novel thriller karya orang Indonesia. Saya sempat beli beberapa novel thriller dari luar, karya Agatha Christie. Ya, sudah terkenal tentu nya. Saya akui karya nya memang amazing, dia punya banyak banget ide buat bikin novel-novel semacam ini. Dari sekian banyak karya dia, memang kebanyakan bertemakan thriller. Setelah saya searching-searching, Agatha Christie memang penulis yang ahli dalam bidang penulisan novel thriller. Karya nya udah banyak banget, gak tahu ada berapa yang jelas judul buku karya dia bener-bener banyak.

Awalnya saya beli satu novel Agatha Christie tentang pembunuhan.. setelah saya baca waaah ternyata beneran bagus dan rame banget. Akhirnya saya beli satu lagi masih tema pembunuhan, saya baca sampai beres dan ngerasa gak puas akhirnya beli satu lagi masih tentang pembunuhan. Hahaha iya emang bener nagih sih bukunya. Dari sekian banyak novel Agatha Christie, saya baru punya tiga dan masih pengen punya lagi yang lain-lain nya. Ada yang mau beliin? Boleh kirimin, pasti saya terima dengan bahagia hahaha.

CYMERA_20140326_200458

Setelah punya novel thriller dari luar, kalau mampir ke toko buku saya tetap cari novel thriller dari Indonesia. Walau kadang hasilnya nihil, beberapa minggu kemarin saya ke toko buku dan nemu novel “Detektif Louisa dan Daniel : Misteri Kematian Dokter Ford” karya Yhanth Nurmala. Kebetulan banget ternyata ini novel nya masih anget-anget hehehe soalnya ada di jajaran buku baru, tentu aja langsung saya beli. Novel ini nyeritain tentang kasus kematian Ayah Louisa, Doter Ford yang meninggal dengan tidak wajar. Ending nya dikasih bumbu cinta gitu, sedikit sih mungkin cuma 5% dari keseluruhan cerita tapi jadi manis dan pas aja gak berlebihan. Saya harap sih, ada novel-novel selanjut nya mengenai Detektif Louisa dan Daniel. Semoga penulisnya baca dan mengabulkan hehehe :D

Naaah yang terakhir yang baru selesai saya baca adalah Seruak. Saya tahu novel ini dari twitter, ada info tentang novel psychothriller karya anak Bandung dan akan segera launching. Saya girang banget pas tau ada lagi novel beginian karya negeri sendiri, akhirnya saya searching mengenai novel Seruak. Ternyata penulisnya udah gak asing lagi, Vinca Callista. Tentu saja saya gak kenal haha, Vinca memang penyiar salah satu radio di Bandung. Tapi saya tahu dia bukan dari siaran nya tapi dari film-film pendek di youtube yang sering saya tonton. Vinca ini sebagai pemain dan pembuat film nya. Beberapa film nya pun sama seperti novel nya, mengenai psychothriller gitu. Berawal tahu dari situ, saya pikir tentu saja saya wajib punya novel ini. Seminggu kemudian, novel ini sudah ada ditangan saya dengan perasaan senang riang gembira! hahaha. Di sela-sela pengerjaan metpen (metodologi penelitian Рbab  1 2 3 skripsi) saya sempetin baca novel ini pagi-pagi dan malam-malam sebelum tidur. Soalnya siang nya pasti ada kerjaan atau ke kampus atau pacaran. Enggak yang terakhir itu bohong. Novel Seruak ini menceritakan tentang sekelompok mahasiswa yang lagi KKN (Kuliah Kerja Nyata) di sebuah desa yang super duper pedalaman. Nah asik nya lagi, novel ini bukan cuma nyeritain jalan cerita nya aja tapi menjelaskan kepribadian para mahasiswa ini. Pas saya baca buku ini, saya kaya lagi belajar psikologi kepribadian juga. Super keren! Saya salut sama Vinca yang menciptakan jalan cerita yang rumit tapi sebenarnya disitu-situ aja, gak kemana-mana, dan gak jauh-jauh memberi jalan cerita yang ngalor ngidul. Dan ternyata ini novel kelima Vinca, saya gak tahu novel pertama sampai keempat nya tentang apa. Tapi yang jelas, novel kelima nya ini ju-a-ra!

CYMERA_20140315_164837

Nah, sekarang stock novel saya sudah habis. Sisanya buku-buku kuliah yang emang harus dibaca buat penunjang metpen saya, nanti kapan-kapan saya share buku-buku keren lagi ya. Kalian lagi suka baca buku apa? Atau lagi pengen punya buku apa? Buku nikah? hahaha :P Bye, xoxo!