Nulis Puisi

Keyakinan

“Keadaan sedang berubah. Menjalani hari menjadi gelisah. Dunia seakan mengerti perjalanan cinta manusia. Kolam kolam hanya perantara busuk dalam penantian. Jauh sebelum bertemu rasanya aku tau. Tapi ini bukan dejavu. Apalagi masa lalu. Jelas ini bisa saja berlalu. Sudah ada waktu mengayun perlahan. Tidak mengunci terhadap bayangan. Ada saat berhenti. Mendekati awan bermain pelangi. Bicara, angin membuka mata. Aku mencari jawaban pasti. Jika sudah terhenti. Meyakini ada lamaran menanti”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s