Nulis Puisi

Ingatan Januari

Semacam musik indie, kamu adalah bisikan bermuara sandi-sandi. Semacam sepatu roda, kamu di tinggalkan sebelum tanpa canda. Semacam fesbuk, kamu adalah maya pemberi segelas rindu untuk mabuk.

**************************************************

Aku akan mengenang perjalanan tanpa tarian jalang. Kebodohan perlahan  berirama dalam gelombang di kesunyian petang. Hai janji manis ditepi jalan. Aku pernah menemukanmu lemas tak berdaya tanpa upaya sedang dalam bahaya. Kamu mungkin lupa dalam pejaman mata terlelap janji wangi. Saat kamu sadar dalam gejolak puisi, laksanakan baris demi baris. Jangan sampai harus aku berdiri memerintah dalam cambuk dunia yang kelam.

Jangan biarkan hujan selalu menjauhkan antara atma. Jangan biarkan hujan menghapuskan jejak janji yang tak sama. Jangan biarkan hujan memberi kabut berselimut bulan terlalu lama. Jangan biarkan hujan menggemparkan berdiri mengucap ulasan menggema. Jangan biarkan hujan meninggalkan pusaran air mata saat kamu datang menunduk, aku tidak akan lagi menerima.

Mengingat bulan Januari. Sekedar sajak.

4 thoughts on “Ingatan Januari

  1. Jika bulan ketiga, keempat dan sampai jariku lemas menghitung “bulan” itu akan datang, maka aku mencari lompatan terbaik untuk terus maju tanpa menghitung langkahku menjejak.

    #sekedarnyanyianbolapingpong

    1. Jika begitu, menghitung bulan bersama mungkin menjadi pilihan mencari saksi bisu. Karena langkah baru akan mengisahkan menjadi satu waktu.
      #masihsekedarbulan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s