Nulis Puisi

Kepada senin pagi

“Kepada senin pagi. Aku menaruh angan pada harapan tinggi. Bukan senja cantik namun buram di pandangan mata yang ingin kutemui. Sudah ku sampaikan gejolak dalam diri untuk tegak dalam buih-buih hangatnya mentari. Sudah hancur terlintasi untuk masuk dalam pikiran kotor yang sudah terlalui. Kepada senin pagi. Aku sudah hilang semangat untuk mengucap kembali hari penuh emosi. Biarkan aku, menutup hari ini dengan menangis untuk membenci. Jangan menghidupkan angan baru karena aku tidak akan pernah lagi mencari. Kepada senin pagi. Sungguh ingin sekali aku mencaci”

Sekedar sajak. Semoga semua sudah terlampaui.

2 thoughts on “Kepada senin pagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s