Nulis Puisi

Kopi

Hitam kelam dalam kehidupan menyelimuti paling dasar sebuah cangkir. Ya, aku tau. Terkadang saat meminum nya, beberapa bubuk mengikuti arah angin. Hanya beberapa bukan. Sebagai pengingat masa sendu saat dulu antara jiwa carut-marut tertutupi hari. Mungkin beberapa orang meliputi kehidupan kelam dengan pahit. Ya, aku tau. Kita tidak meminumnya bukan. Kenangan yang menyisa dibiarkan diri untuk semakin tau bahwa hidupmu menyisakan kenangan manis. Minumlah kopi mu perlahan, menikmati setiap aroma yang menyapa ketika itu. Ya, aku tau. Jika cepat-cepat, akan tersedak bukan. Seperti mengingat kenangan tragis dan kamu ingat kapan saat terakhir menangis. Ingatan sesaat. Aku menikmati beberapa tambahan rasa dalam cangkir ini. Sebagai periode hidup yang berputar merubah setiap generasi. Semua nya akan tercatat dengan indah walau meminum kopi ini sendiri.

Sekedar sajak. Menyuguhkan kopi kepada dunia semu.

10 thoughts on “Kopi

  1. nice. mendalam ya artinya. Ada quote ni dariku.

    hidup itu bagaikan meminum kopi. Yang kita butuhkan hanya kesabaran menanti semua bubuknya turun kebawah. Baru kita menikmatinya. That’s what we call lifeπŸ˜‰

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s