Nulis Puisi

Aku dan kamu bertemu sore

Kamu itu pasir
Menggerutu tertiup angin
Aku itu awan
Bercakap dengan penuh angan
Wangi mu memasuki relung
Jika jauh membuatku merenung
Senyum ku hangat
Mendekatkan jarak pemberi semangat
Kekuranganmu adalah kehausan air, perlu perlahan untuk dinikmati
Kebencianku adalah tanah pada hujan, memupuk menghilangkan agar tak mati
Langkah kita sama
Hanya jarak yang berbeda
Penantian kita sama
Tempat kita berbeda
Menanti pelangi
Antar kota berwarna-warni
Kamu tertuju pada rindu menunggu senja hingga matahari benar tenggelam
Sore ini, hangat nya secangkir teh adalah asap
Hangat nya memberi pelukan untuk dingin dibalut embun sehabis hujan
Sore ini, kata-kata kita puitis
Aku dan kamu menjadi pujangga hingga langit berwarna jingga
Aku dan kamu menjadi manis untuk sisa waktu yang tak pernah habis
Semua indah walau aku menulis di sini, dan kamu disana
Pertemuan indah ditemani langit cerah

Sekedar sajak

2 thoughts on “Aku dan kamu bertemu sore

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s