Nulis Puisi

Berkata, Aku..

Kepada pembawa angin dalam lamunan doa,

Aku bersandar dalam tepian tembok yang tau isi hati. Aku berbicara dalam gelap hingga pagi. Aku bergerak mengelilingi roda dalam buih-buih tak berjari.

Bangunlah aku pada setiap mimpi yang tak pernah nyata. Ini tak pernah ada, karena dunia berkaca pada cermin air yang terombang-ambing. Melepas kepedihan di balut kebohongan.

Kepada penahan hujan dalam suara hati,

Jadikanlah setiap hari seperti apa yang ada dalam benak. Walaupun harus menanti sampai senja tak berwarna. Berkata lah pada puisi sampai waktu tak sirna.

Sekedar sajak.

2 thoughts on “Berkata, Aku..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s