Nulis Puisi

Kebahagiaan

Tulisan ini teruntuk sebuah kebahagiaan

Pagi lalu aku masih duduk di teras rumah menyelami bagian alam terindah dari secangkir kopi. Memanjakan setiap nafas cinta yang terasa. Batang-batang rokok mendalami makna hidup bahwa kamu dan aku takkan menyatu di gerimisi asap. Sehingga, ujaran yang tak tersampaikan dinikmati walau angin menyapa sinis. Awan meneduhkan hari ini tanpa jendela ruang terang. Kita pernah berlari bersama-sama menangisi hari yang desarannya mencuri hati. Kita pernah tertawa berteriak sambil bergenggam tangan. Menyapa-menerawang-menatap-memutar-mutar kembali ingatan yang diduduki kebahagiaan tanpa cela.

Pagi lalu aku masih teringat dengan seikat bunga cantik dengan surat manis tertuju pada teras rumah. Semua tak pernah terduga, membuat pikiran ini selalu berfantasi mengenai sebuah arti bahagia dalam lingkup aku dan kamu. Membiarkan tuduhan menari-nari didalam kepala untuk dapat diterjemahkan dalam nyata. Seandainya melihat, ini adalah perjalanan bait-bait suka cita. Bahwasanya, setiap tahap masa, ada bahagia tercipta.

Sekedar sajak. Pagi ini, tersampaikan untukmu yang sedang membaca kata demi kata tanpa dugaan persepsi. Ini bukan risau, ini bukan cinta sepasang anak muda, ini cerita bahagia. Kamu tidak akan pernah mengerti walau sudah membaca berkali-kali. Pikiran mu terlanjur jatuh di batasi dengan kegamangan pusaran perasaan, sehingga..

5 thoughts on “Kebahagiaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s