Nulis Puisi

Pelukan

Ketika raga ini terperangkap jatuh dalam pelukan, seketika itu aku melupakan penat yang terasa berat. Tapi terkadang, kita membuat seolah-olah merasa mampu berdiri sendiri. Mendustakan hati.

Sebuah rindu pada keluarga.

12 thoughts on “Pelukan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s