Nulis Puisi

Duka

Malam ini, Tuhan mencurahkan segala inspirasi yang megah kepada isi otak ini, meminta di cerna kemudian segera dituangkan dalam rangkaian kata. Tapi malam ini, Tuhan masih menguji pikiran dan perasaan agar tetap bersemi dibalik cermin. Menunggu secara perlahan, mana yang terbaik untuk dilakukan. Berhentilah duka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s