Nulis Puisi

Satu pesan

Aku ingin menjadi nyanyian pagi
Menyapa mu hingga menggenggam ujung jemari
Menahan dalam bias nya embun yang memasuki relung
Berlari di ketinggian air mata menggunung

Disini akan hadir kesunyian yang menjadi rindu tak berbalas
Tak pernah terikat dan tak pernah terpikat
Mencumbui asa mendalami samudera yang luas
Membuat setiap imajinasi menjadi hitam pekat

Andai saja pesan mu tersampaikan melalui udara
Sudah singgah menjadi jutaan kata tak terkira
Hanya jatuh kepada mata lelah dan nafas sesak
Pelarian yang tak henti hingga waktu lupa akan berdetak

Perputaran waktu. Sekedar sajak.

8 thoughts on “Satu pesan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s