Nulis Puisi

Pujangga

Sudah ku kenakan pakaian tidur beserta kaos kaki
Sudah ku matikan lampu-lampu peneman malam
Sudah ku siapkan secangkir kopi panas yang asap nya adalah aroma surga bagi para penikmatnya
Sudah ku rentangkan tubuh ini dalam candu kerinduan
Kini,
Pikiran ku tertuju pada bait yang mengalun indah di depan mata
Setiap kalimat nya menari-nari di pikiran ku laksana awan menggulung setiap imajinasi
Setiap huruf nya meminta untuk kembali terangkai tak terbatasi
Masih ku sandarkan bayangan ini pada dunia fana
Memaksa nya tidak dulu terlelap
Memaksa nya untuk menyatu masuk dalam gelap
Aku jatuh cinta pada setiap untaian aksara yang tercipta
Meragukan setiap mimpi buruk, dan memeluk setiap titik titik asa

Pujangga,

4 thoughts on “Pujangga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s