Nulis Puisi

Ulasan mimpi

Ingin rasanya menggerutu tiada henti. Membahas percakapan yang membayangi di setiap mimpi-mimpi. Dalam penghujung senja, semua itu terasa milik sendiri. Pembuat keindahan nya adalah aku. Hingga disanjung oleh gelap pun semua karena aku. Tak perlu memprediksikan terlalu jauh, karena sesungguhnya pikiran ini sudah mempunyai jawaban nya sendiri. Hanya saja, karena takut di cerca dengan kesalahan, maka terhenti sudah benang-benang yang di simpulkan.

Berduka pada sosok pagi. Selesai sudah badai semalam yang memporakporandakan hangat nya mentari. Seperti tak pernah jera, kepergian nya selalu kembali dalam janji-janji. Membenci nya adalah hal menuju kematian yang tenang nya di arungi ombak. Aku tak ingin mabuk. Angin saja yang selalu masuk. Untuk mengusirnya, aku berhenti bernafas ketika dalam peluk.

Dalam hembusan yang semakin larut dengan ketiadaan. Aku terpaksa menyaksikan setiap pandangan untuk dibawa tidur. Ulasan yang menjelma dalam tubuh, akan di salurkan pada setiap basah nya tanah saat hujan. Mewangi.. dalam mimpi..

Sekedar sajak

6 thoughts on “Ulasan mimpi

      1. lagi-lagi?

        aku mulai takut kalau suatu hari nanti kamu mulai jenuh mengucapkan terima kasih, tapi ratu kidung, meskipun hal itu nanti benar terjadi, jangan harap aku akan berhenti mengaggumi tulisan kamu.

        *tuhan, aku tau pasti dia ke GRan*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s