Nulis Puisi

Senja Meraja

Ada sebait rindu yang tertahan pada hujan. Ada pandangan mata yang tak pernah berpindah haluan. Ada banyak hari yang di tutup untuk melihat senja, disana. Sebuah kota yang teduh nya selalu membawa setiap jiwa untuk kembali. Tidak menetap. Tidak lupa tercatat. Nanti, angin akan mempertemukan kita dalam warna jingga yang sama. Menemui mentari, mencari, membumi.

Untuk Yogyakarta..

8 thoughts on “Senja Meraja

  1. hoooo~~ fasya~ gak tau gimana ceritanya, saya nyasar ke sini. heheheπŸ˜€
    Kalo km cowo pasti aku sudah klepek klepek padamu, huehehehe~~πŸ˜€ tp jgn kuatir aku normal koq.. huehuehuehue

    1. hoooo ahjumma nyasar karena senja yang mengantarkan nya kesini, itulah pertemuan di antara langit yang dicinta bumi untuk mengulang dan kembali.

      hahaha Alhamdulillah masih normalπŸ˜›

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s