Nulis Puisi

Berdansa di atas air

Bukankah sudah banyak lagu yang dinyanyikan bersama rembulan? Aku dan kamu selalu mengingatnya, bahkan ketika tak berbalas cahaya. Sendu pun menggerogoti setiap alunan musik tanpa tarian. Satu demi satu tangisan berguguran di atas air. Membicarakan setiap kisah dalam sesak. Kamu, kemudian berdansa di bawah langit beralaskan air. Sayup-sayup terbawa khayalan. Sayup-sayup semua hilang ditinggal rembulan.

6 thoughts on “Berdansa di atas air

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s