Nulis Puisi

Menemuimu di lain waktu

Jika bukan detik ini, maka tak apalah kita berhenti sejenak bercerita mengenai angan. Semua indah dibalik hujan es yang menderu kemarin sore. Kita menikmatinya bukan? Suara jatuh nya keras. Dingin nya mendasar masuk ke teras. Walau wangi tanah nya tak sempat tercium dengan jelas.
Jika bukan detik ini, maka tak apalah kita berjalan sendiri-sendiri seperti sedia kala. Ketika kita selalu menyibukkan diri dengan asa tanpa rasa suka. Nanti, jika kamu mengenang di suatu malam dan Tuhan mendengar nyanyian ku, temui aku di lain waktu.

9 thoughts on “Menemuimu di lain waktu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s