Nulis Puisi

Masa lalu

Bagaimana, jika, kita dipertemukan dalam sebuah rasa berbeda. Dimana sisa nya masih tersimpan dalam hati, sehingga untuk menyapa saja membutuhkan kekuatan dalam pandangan mata. Kemudian, ada banyak awan kelabu yang mengisi pikiran kita berdua. Di dalamnya terbentuk sebongkah masa lalu berpeti, sebuah percakapan di pergantian malam, dan potret kebahagiaan yang disusun rapi oleh bayangan. Kita segera berlari untuk tak menghampiri. Dalam perjumpaan hitam itu, tersadar aku bahwa masa lalu ku berjalan sendiri tanpa harapan.

7 thoughts on “Masa lalu

      1. he’em~~ ciyuuss deeh!!

        -_-” kalo itu uda tau, dan uda sering praktek, tapi tetep hasilnya gak seindah ini, malah dangdut banget bahasanya. hahaha😀

        beli di mana sih otak yg bisa bikin tulisan kayak gini?? jadi pengen dehh~~ hehehee

      2. hahahahahaa~~😀
        ada aku tapi gak di depan, agak di tengah2 laahh~~
        pasti kamu di depan sendiri yahh??

        ehh-ehhh…. terus si dara itu kira2 uda dapat jawaban dari Tuhan belum yahh???hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s