Nulis Puisi

Sepiring Kata

Piring ini diisi dengan kata. Tersusun menjadi kalimat, dan tumpah dalam paragraf. Sendok garpu menjadi pemilih kata, mana yang tersimpan dan mana yang terbuang. Gelas kaca di hadapan ialah penikmat kata. Mula-mula kosong kemudian penuh oleh makna kata. Semua berulang hingga suatu saat kita tak mampu berbicara dalam rasa, menyajikan nya dalam pagi, siang, dan malam di sebuah sepiring kata.

7 thoughts on “Sepiring Kata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s