Nulis Puisi

Wanita pecinta lampu

Kota ini dipenuhi hiasan
Jika malam tiba, gelap menjadi ketenangan, titik-titik terang menjadi keriangan
Lampu yang jauh
Berjajar tak beraturan sesuai dudukannya
Ada wanita yang jiwanya pernah rapuh
Terbangun kembali bersama asanya

Kota ini dipenuhi keindahan
Salah satunya, kabut yang dirindukan
Samar-samar, lampu menghiasi kota seperti pelukan
Wanita duduk, dikelilingi cahaya temaram yang buram
Dinanti nya seseorang tak berjubah tak bersayap
Bukan pahlawan bukan malaikat Tuhan

Bersamanya, mereka mengarungi malam
Dibawah lampion
Dihadapan coklat panas
Disandaran kursi kayu
Bersamanya, mereka mengkhayal dalam cinta
Dibiarkan lampu-lampu kota menggerayangi hingga tua
Hingga usia semakin terlupakan..

One thought on “Wanita pecinta lampu

  1. yg ceweknya jgn lupa suruh pake jaket pake payung spya ga masuk angin.. cuaca lg dingin, musim hujan pula.. hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s