10 Day Blog Challenge

#day7 Four Turn Off’s

Setelah beberapa hari gak nulis blog challenge, dan laptop saya ketinggalan sampai ke Jakarta dan Depok. Akhirnya sekarang saya bisa nulis lagi. Sebenarnya saya masih bingung mau nulis apaan di blog challenge ke 7 dan 8, karena setelah saya tanya ke teman-teman saya yang jago bahasa inggris, jawaban nya beda-beda.

Jadi karena saya bingung, ada teman saya yang memberi masukan dengan simple. Kata dia kalau turn off adalah hal-hal yang gak kita banget dan ‘mematikan’ hidup kita makanya hal-hal itu pasti akan kita tinggalkan. Gitu katanya. Kalau turn on buat di day 8, yaaa bisa saja kebalikannya atau mudahnya adalah hal-hal yang kita sukai dan kita ambil manfaatnya sesuai kehidupan kita.

Kalau salah, mohon dimaafkan. Menerima kritikan dikolom komentar kok hehehe.

Four turn off’s :

1. Menjadi tidak produktif. Selama ini saya mengikuti banyak kegiatan, sejak semester 1 sampai semester 7 saya aktif mengikuti berbagai macam kegiatan dikampus. Jadi pengurus ataupun kepanitiaan. Baru semester 8 inilah saya benar-benar merasa lepas dan tidak mengikuti satupun kegiatan organisasi. Selain itu saya juga mengurusi dua kerjaan saya yang sudah dibahas ditulisan sebelumnya. Saya akan merasa aneh jika saya menjadi orang yang tidak produktif. Misalnya walaupun saya free tanpa harus ada yang dikerjakan, apapun saya lakukan walau hanya menulis, membaca, nongkrong, atau apapun. Kenapa hal yang seperti itu saya anggap produktif? Karena menurut saya semua hal itu menghasilkan sesuatu. Menulis dan membaca akan menambah pengetahuan, walau misalnya sedikit. Nongkrong juga akan menghasilkan sesuatu, salah satunya menambah tulisan di blog untuk kategori review kuliner hehehe. Ya apapun lah, selagi saya suka melakukannya maka lakukan saja. Menjadi tidak produktif memang bukan “saya banget” karena hidup pun menjadi gak bermanfaat. Ada banyak hal di sekeliling saya yang bisa di sentuh, diketahui, dipelajari, jadi gak ada waktu buat berdiam diri dan gak produktif.

2. Begadang. Sejak masuk semester 6, saya usahakan untuk tidak begadang dan tidur maksimal jam 12 malam. Dulu nya saya hampir setiap hari begadang, apalagi saat banyak praktikum di semester-semester awal. Seminggu tiga kali minum kopi buat begadang supaya melek terus, melek sih berhasil, tugas dan laporan praktikum juga aman. Tapi lama kelamaan alhasil lambung saya sakit dan badan gak fit. Gampang sakit, cepat lemas, dan badan tuh gak fresh. Akhirnya saya mulai mengurangi begadang, sedikit-sedikit sampai akhirnya tugas beres atau enggak, maksimal saya akan tidur jam 12. Saya juga baca-baca info mengenai begadang, kesehatan, dan mengapa Tuhan menciptakan malam dan siang (seniat ini..) akhirnya memang terjawab semuanya. Tuhan menciptakan siang untuk bekerja, malam untuk beristrahat. Selain itu, di malam hari tubuh kita memang sedang “baik”, semua melakukan tugasnya untuk menyehatkan diri kita. Ada bagian yang membuang racun dalam tubuh, ada hormon yang meningkat untuk kebaikan tubuh manusia, dan masih banyak lagi. Nah semua bagian itu dilakukan dimalam hari, dan akan berfungsi sangat baik saat kita sedang tertidur bukan beraktifitas. Sampai saat ini, memang saya merasakan banyak manfaat nya dari tidak begadang. Ya walaupun sesekali saya membandel untuk begadang karena deadline, saya paksakan jam 2 malam harus tidur sebelum saya tumbang besok nya.

3. Merokok dan minum alkohol. Ini gak tahu kenapa saya masukin hahaha. Tapi memang saya bukan perokok dan peminum alkohol. Ada beberapa teman saya (perempuan/laki) yang melakukan keduanya. Ada yang bilang “ini gak ada alkoholnya” “ini alkohol nya cuma 10%” “ini gak bikin mabok” atau ada juga “yaelah rokok doang “. No, saya tidak meributkan semua ini. Semua orang punya pilihan mau melakukan apapun. Hanya saja, buat saya keduanya sama sekali tidak bermanfaat. Apakah saya pernah merasakan keduanya? Merokok pernah, alkohol tidak. Merokok pernah saya lakukan saat SMP, bukan sebagai perokok. Tapi saya pernah membeli dan mencoba nya. Hasilnya buruk. Gak enak, sok ngerasa gaya, dan pas pulang baju saya bau asap rokok. Menjijikan sekali.

4. Tidak rapi. Saya gak tahu berapa kali menjelaskan ini di blog, tapi saya memang harus rapi dalam hal apapun. Misal di kamar, saya harus tahu penempatan semua barang-barang. Ini dimana, itu dimana, semua tertata dengan baik. Contoh lain nya, tulisan tangan. Dulu waktu jaman masih asik buat nyatet kuliah dikelas, saya harus mencatat dengan rapi. Kalau pas di bagian atas atau awal paragraf gak rapi, saya langsung robek kertas nya dan ulang dari awal. Kalau udah tiga kali robekan, maka saya putuskan untuk tidak menulis dan berujung menjadi badmood. Hahaha gak tahu kenapa saya se-menyebalkan-itu. Pernah juga saya menulis dari rapi ke ancur bernatakan, sampai akhirnya tulisan nya saya ancur-ancurin dan jelek-jelekin sampai akhir menulis. Sial nya lagi, akhirnya saya badmood juga. Heran.

Mungkin segitu aja kali ya, saya juga bingung mau nulis apaan lagi. Kalau semisalnya gak nyambung, yauda gakpapa. Saya emang gak sempurna, kesempurnaan hanya milik Allah hehehe.

#10dayblogchallenge – #day7 – Four turn off’s – Finish!

13 thoughts on “#day7 Four Turn Off’s

  1. Begadang memang tidak menyehatkan. Tapi kami sebagai korban rasisme zona waktu (istilah apaan ini?) terpaksa harus begadang untuk menyaksikan tim favorit kami bertanding. Itu pun tidak nonton di TV, karena TV tidak menyiarkannya. Kita terpaksa harus begadang dan streaming demi nonton tim bola kami main. Hidup ini tidak adiiiiil. *jerit ke atas pas hujan, lalu zoom out*

      1. iya sih, padahal gampang kalau nonton live ya, yang dibutuhin cuma tiket pesawat, visa, tiket masuk stadion, hotel tempat menginap, uang jajan selama di sana. Simpel banget.

        Aku gak pernah kepikiran sebelumnya! Thanks! Makasih sarannya, hahahahaha :p

      1. emang ga ada, kan ga harus sy komen “kata2” hanya yang ada aja kan ?🙂 | berjuang apa aja, ga harus perang kok berjuang itu…

  2. yang nomer 1, aku setuju banget.

    yang nomer 3, merokok, lagi dikurangin. Pengen berhenti juga.

    terus untuk yang nomer 2, ya ampuuuun sudah mendarah daging banget emang.😦

    Untuk nomer 4, mah sudah kebiasaan dari jaman SMP. Kamar pokoknya harus berasa surga banget. bersih, rapi dan wangi. hehehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s