Dan Lain Lain

Menciptakan Kebahagiaan dengan Latihan Psikologi Positif

Hallooooo. Kangeeeeeeen. #cieee
Hari ini saya mau nulis yang berbau hal psikologi. Mungkin sebelumnya sebagian teman-teman di blog tau kalau saya kuliah di jurusan psikologi, tapi saya gak pernah sharing apapun di blog tentang psikologi. Bukan apa-apa sih, alasan nya karena saya merasa kemampuan saya di bidang psikologi masih rendah, mungkin diluar sana ada banyak orang yang lebih paham dan lebih bisa diajak sharing. Tapi berhubung akhir-akhir ini saya lagi sibuk nyekripsi dan tema yang diambil tentang psikologi positif, saya merasa ada hal yang harus saya bagi di blog. Untuk teman-teman blog atau siapapun yang membacanya.

Jadi, tulisan ini diambil dari buku Beyond Authentic Happiness (tahun 2011) karya Martin Seligman. Siapa itu Martin Seligman? Beliau adalah pencipta atau penemu aliran psikologi positif, dimana psikologi tidak hanya membahas patologis saja tetapi juga kebahagiaan dan kesejahteraan manusia. Kalau teman-teman menemukan buku Martin Seligman yang judulnya hampir serupa dengan diatas, coba dilihat tahun nya ya. Jangan beli yang tahun 2002, tapi beli yang tahun 2011. Karena ini teori baru, jadi banyak sekali yang di perbaharui dari buku sebelumnya yang tahun 2002. Hehe, ini fyi aja sih.

Saya mau sharing mengenai menciptakan kebahagiaan dengan latihan-latihan psikologi positif yang meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi depresi :

1. Kunjungan terimakasih
Lakukan : pejamkan mata dan bayangkan wajah seseorang yang melakukan suatu hal atau mengatakan sesuatu yang telah mengubah hidup kalian menjadi lebih baik. Seseorang yang semestinya bisa kamu temui secara langsung minggu depan. Kenapa hal ini dilakukan? Rasa terimakasih bisa membuat hidup kamu lebih bahagia dan lebih memuaskan. Saat kita berterimakasih, kita memperoleh manfaat dan kenangan manis tentang sebuah peristiwa positif di dalam hidup kita. Selain itu, saat kita mengungkapkan rasa terimakasih kita kepada orang lain, kita memperkuat hubungan kita dengan mereka. Tapi, terkadang, rasa terimakasih diucapkan dengan seadanya dan cepat sehingga hampir tidak ada artinya. Di dalam latihan ini, kamu akan berkesempatan mengalami seperti apa rasanya mengungakpkan rasa terimakasih kamu secara sungguh-sungguh.

Tugas kamu adalah… menulis surat ucapan terimakasih kepada orang yang sudah kamu bayangkan dan mengantarkan surat itu secara langsung. Suratnya harus kongkret dan jelaskan dengan panjang lebar tentang apa yang dia lakukan untuk kamu sehingga mempengaruhi hidupmu, berikan kabarmu, dan lain lain. Lalu, setelah selesai menulis surat, hubungi orang itu dan beritahu bahwa kamu akan bertemu dengannya. Jangan ungkapkan tujuan kamu menemuinya. Nanti saat bertemu, bacalah surat tersebut dan perhatikan reaksinya. Jika dia menyela saat kamu membaca, katakan bahwa kamu ingin membaca dan ingin dia mendengarkan. Setelah selesai, kalian akan membahas isi perasaan berdua.

Tentang saya : saya belum melakukan hal ini dan akan melakukan hal ini. Tapi, saya baru merasakan tentang kunjungan terimakasih ini. Saya mendapatkan email tepat di hari kemarin, berupa surat terimakasih dari Ogi Raditya. Teman baru saya dari Jakarta, yang beberapa bulan lalu saya bantu untuk kebutuhan skripsi nya yaitu sebuah buku sastra. Kebetulan saya punya buku tersebut dan dia membutuhkannya. Akhirnya dia menyelesaikan skripsinya, wisuda, dan menulis surat elektronik ke saya mengungkapkan rasa terimakasih. Nama saya ada di ucapan terimakasih skripsi dia juga. Saya tau, hal ini tidak se-detail seperti yang dijelaskan di nomor satu ini. Tapi, saya mengerti mengapa ucapan terimakasih yang diucapkan sungguh-sungguh terasa berarti.

2. Tulis tentang tiga berkah
Kita terlalu sering memikirkan hal buruk dan terlalu jarang memikirkan hal baik di dalam hidup kita. Tentu saja, menganalisis peristiwa-peristiwa buruk agar kita bisa belajar dari peristiwa tersebut dan menghindarinya agar tidak terjadi lagi kadang masuk akal. Namun, manusia cenderung menghabiskan lebih banyak waktu untuk memikirkan ketidakberesan di dalam hidup daripada keberhasilan. Lebih buruk lagi, fokus pada peristiwa negatif ini membuat kita gundah dan tertekan. Salah satu cara untuk mencegah hal itu agar tak terjadi adalah dengan lebih sering memikirkan dan menikmati keberhasilan.

Tugas kamu adalah… setiap malam selama seminggu, luangkan waktu sepuluh menit sebelum tidur. Tulisan tiga hal menyenangkan yang terjadi hari ini dan kenapa semua itu dirasa menyenangkan. Kamu bisa menggunakan laptop yang sekarang sedang dipakai atau juga ditulis tangan, terserah yang penting tercatat secara fisik. Jangan lupa tulis kenapa bisa hal itu terjadi.

Menulis sebab peristiwa positif di dalam hidup kamu pada awalnya mungkin akan terasa aneh, tapi teruslah melakukannya selama seminggu. Semakin lama akan semakin muda. Besar kemungkinan depresi kamu akan berkurang, kamu akan lebih bahagia dan menjadi kecanduan pada latihan ini.

Tentang saya : saya belum mencoba nya dan akan mencoba nya hari ini! Saya berencana tidak akan menulis selama seminggu, tapi melanjutkan sampai minggu2 selanjutnya. Tidak akan panjang, yang penting tercatat. Yeaaah! (semangat)

3. Tulis kekuatan khas/kelebihan anda
Kalau yang ini sebenarnya harus menggunakan test VIA (values in action). Test VIA ada di web nya Martin Seligman dengan bentuk bahasa inggris. Saya sendiri kurang ngerti sih download nya gimana. Di buku yang Beyond Authentic Happiness ini ada test VIA di halaman belakang. Buku versi bahas Indonesia juga sudah ada, produksi Mizan.

Buat yang mau simple tapi tetap mau latihan. Kamu bisa cari sendiri kekuatan khas atau kelebihan kamu, cari sesuatu kelebihan kamu dengan ciri-ciri dibawah ini saat kamu melakukannya :

– perasaan memiliki dan antusias
– senang saat menunjukannya
– semangat dan bukan rasa lelah
– punya upaya untuk mencapai proyek personal di kelebihan itu
– dan hal-hal suka cita lainnya

Setelah tau kekuatan khas atau kelebihan kamu, maka tugas kamu adalah… luangkan waktu khusus di dalam jadwal kamu untuk menggunakan kekuatan khas atau kelebihan ini. Gunakan dengan cara baru (bukan cara yang biasa kamu lakukan) bisa di tempat kerja, rumah, sekolah, dimana saja. Lalu, setelah itu tuliskan pengalaman kamu. Tulis bagaimana perasaan kamu sebelum, selama, dan setelah terlibat dalam aktivitas tersebut. Apakah aktivitas itu menantang? Mudah? Apakah waktu berjalan dengan cepat? Ceritakan saja.

Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah menciptakan sendiri cara baru untuk menggunakan kekuatan kamu. Tujuan latihan ini adalah untuk mendorong kamu memiliki kekuatan khas sendiri dengan cara menemukan cara baru dan sering untuk meggunakannya.

Tentang saya : saya belum melakukannya dan tentu akan melakukannya. Kayak nya mau nyobain test VIA di halaman belakang buku ini dulu kemudian melakukan hal baru sesuai kelebihan dan menuliskan pengalamannya. Yihaaaa! (semangat lagi) hehehe

Naaaaaah, berniat mencoba? Saya harap tulisan ini di sebarluaskan. Karena menurut saya hal ini penting untuk disampaikan. Selamat berlatih! Maaf jika ada kesalahan karena kekurangpahaman saya, jika ada kesalahan di tulisan ini, akan segera saya perbaiki. Thankyou! Kiss kiss.

12 thoughts on “Menciptakan Kebahagiaan dengan Latihan Psikologi Positif

  1. Hai Aulia, aku dulu juga kuliah di psikologi dan jarang posting tentang hal hal berbau ilmu perkuliahan, eheheh. Selamat menyelsaikan skripsi yaa. Semoga semangat terus membara laksana api abadi ihihi. Salam kenal, mia🙂

    1. Iya Kak, ini pertama kali nya nulis tentang psikologi, ini pun ditulis karena saya rasa ini penting untuk di share. Hehehe makasih ya doa nya, salam kenal juga Kak Mia🙂

  2. Keren nih tulisannya…
    Cerita terima kasihnya ngingetin saya sama kejadian serupa, jaman tugas akhir dulu juga saya pernah punya temen ‘akrab’ yang jauh. Akrab karena sama2 lagi TA jadi bisa saling tukar data, pada saatnya lulus yang berbarengan juga, saya malah lupa kalau pernah ngirimin berlembar2 data sebanyak 1 kardus indomie (berhubung jaman dl datanya lbh banyak berupa kertas) untuk data TA nya dia. Ingetnya; setelah saya dpt kiriman coklat 3 kotak dan ucapan terima kasih krn dia udh lulus. Itu pengalaman yg gk pernah lupa. Bener kata mbak fasya, ketika seseorang berterima kasih dgn sungguh2, rasanya beda🙂

  3. Hey Cha!

    Saya gak tau mau mulai dari mana. Tulisan yang ini bener-bener datang disaat yang tepat. Saya lagi butuh bacaan seperti ini, juga banyak orang diluar sana. Banyak tulisan semacam ini yang sudah baca sebelumnya, entah dari blog, artikel online, atau buku sekalipun. Tapi terlalu banyak tips nya, jadi bikin saya malah bingung harus mulai dari mana.

    Nah, berhubung karena disini “diekstrak” jadi tiga poin, jadi saya bisa lebih mudah pahami dan bikin proses “tweaking” diri saya menjadi gampang.

    Tulisannya saya copy dan jadiin bahan bacaan di note pribadi saya boleh kan yah, Cha?😉

    Oiya, Chacha nulis ini berapa lama sih? Sepertinya ini ditulis dalam waktu yang gak singkat. Karena proses “meringkas/mengekstrak” buku menjadi tulisan menarik seperti ini itu gak gampang bagi saya pribadi. Kamu melakukannya dengan sangat baik (gak gombal yah😛 ).

    1. Hai Rizqi,
      Alhamdulillah kalau tulisannya bermanfaat. Tapi eh tapi, saya gak mengekstrak dari satu buku full, ini ada di salah satu bab di buku itu aja. Proses nulisnya pun cepat, 1 jam kalau gak salah hahaha.
      Btw, selamat mencoba untuk menciptakan kebahagiaan!

      1. Yupshy. Bermanfaat lah, Cha.
        Walopun cuma dari satu bab, tapi menurut aku itu udah cukup buat nanganin beberapa masalah psikologi.

        1 jam? Tadinya saya pikir ini paling ngga butuh satu setengah jam.😀

        He eh, Cha. Bahagia dengan cara yang sederhana.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s