Dan Lain Lain

Kejanggalan dan Jawaban Hati

Hallo teman-teman!

Tulisan super random ini mau menuliskan beberapa hal yang gatau kenapa udah lama pengen ditulis tapi gak pernah selesai karena cuma bisa nulis secara pendek. Ya maafin mungkin otak saya ndak sampe ke ending tulisan, jadi semuanya ngegantung di draft. Kesian.

Jadi, semua ini berawal dari banyak hal yang sebenernya saya gatau alasan nya sekuat apa, gatau alasan nya benar atau engga, tapi saya (kamu, kita, kalian) ada di salah satu pihak dengan jawaban ya atau tidak – percaya atau gak percaya.

1. Jessica

Masih ingat tentang kasus kopi bersianida yang diminum seseorang? Katanya.. (kata siape) korban bernama Mirna dan tersangka bernama Jessica. Berbulan-bulan saya nunggu kelanjutan kasus ini, saya nunggu bukti dan berita terbaru dari media, tapi entah kenapa saya gak pernah nemu sesuatu yang bikin saya yakin kalau Jessica bersalah.

Jadi, saya adalah salah satu orang yang gak percaya bahwa Jessica membunuh Mirna dengan cara memberi racun sianida ke kopi. Alasannya? Karena tidak ada bukti apapun kalau dia bersalah, dia berbulan-bulan konsisten dengan apa yang diucapkannya, bahkan sampai sekarang berkas laporan dari kepolisian ditolak terus sama hakim.

2. Antasari Azhar

Ada yang tahu nama diatas? Dia adalah mantan ketua KPK yang sekarang masuk penjara karena kasus – yang saya lupa – pokoknya kalian cari sendiri di internet. Sebelumnya, maafin karena saya gak ngerti tentang politik ataupun pemerintahan dan sebagainya yang ngejelimet bikin pala pusing.

Pokoknya entah kenapa, entah alasan apa, entah berita dari mana, sejak awal ada kasus Pak Antasari – yang (katanya) dinyatakan bersalah, saya sama sekali gak percaya. Bahkan setelah bertahun-tahun kasus ini ada dan bertahun-tahun Pak Antasari ada di balik penjara, saya masih konsisten dan percaya kalau Pak Antasari gak bersalah.

Kadang, saya suka cari kabar Pak Antasari dari internet (youtube atau media online) tapi setelah saya tahu kabar terbarunya. Saya (tetap) merasa dia gak bersalah dan mendoakan beliau semoga selalu dalam keadaan baik-baik saja.

3. Nasib Orang-Orang Kecil

Seorang nenek menebang pohon jati milik sendiri dianggap mencuri, lalu dipenjara. Seorang nenek mencuri kakao untuk bertahan hidup, lalu dipenjara. Ada pasangan mencuri pisang dari pohon tetangganya (seharga 5-10rb) karena kelaparan, lalu dipenjara.

Tentu masih banyak kasus yang berlatar orang-orang kecil ini, pun saya gatau kabar terbaru dari itu semua. Hanya saja apa yang dilakukannya dengan hukumannya sangat tidak sebanding, tidak adil, tidak sesuai, tidak berhati nurani.

Dengan saya menulis ini, bukan berarti orang-orang kecil yang melakukan kesalahan maka diabaikan saja dan dilindungi. Tidak, jelas tidak. Salah katakan salah. Benar katakan benar. Tapi, tidak berhenti sampai disitu kan untuk memutuskan sesuatu dan melanjutkannya?

4. Lama Dan Terkenang

Ini adalah berita-berita lama yang katanya sudah terselesaikan – padahal masih ada kejanggalan. Tapi walaupun lama atau bahkan kita belum lahir pada masa itu, semua kasus ini masih diingat, dikenang, bahkan dijadikan pengingat untuk kita sebagai generasi baru, generasi menolak lupa.

Sum Kuning yang diperkosa oleh anak pejabat, menghilangnya 13 aktivis saat reformasi, penembak misterius (petrus) yang besar adanya diberi instruksi dari presiden Soeharto (pada masa itu), kematian peragawati terkenal bernama Dietje yang tersangkanya malah melibatkan orang lain, kasus pembunuhan Udin – seorang wartawan yang kritis terhadap kebijakan orde baru, kasus pembunuhan Marsinah – seorang aktivis buruh, kasus pembunuhan Munir – seorang aktivis HAM, bahkan kasus koruptor legendaris – Eddy Tansil yang hobinya menghilang dan status raganya invisible. 

Menurut saya semuanya belum terselesaikan dengan tuntas. Bahkan masih banyak kejanggalan di dalamnya. Sama seperti no 1 sampai 3. Walau ada kejanggalan, saya (tentu kamu) punya pilihan sendiri di dalam hati yang entah alasannya apa pokoknya akan memilih salah satu antara ya atau tidak, percaya atau tidak, peduli atau tidak.

Kesimpulan dari kasus-kasus yang saya tulis di paragraf atas bisa dibaca disini. Kalau mau lebih lengkap, bisa cari sendiri infonya.

—————————————————————-

Mungkin masih ada banyak hal di hidup kita yang sebenarnya janggal. Dari hal-hal kecil tentang diri sendiri atau bahkan hal-hal mengenai orang lain yang dirasa kita ingin tahu, walau gak memegang bukti apapun tapi kita mengantongi jawaban tentang pilihan itu.

Otak saya kayanya emang gak nyampe kalau bahas secara detail hal-hal beginian. Diajak ngobrol hal ginian juga cuma sekedar tahu, gak sekedar paham. Maapkeun shay. Tapi yang jelas saya cuma mau ngajak kalian untuk berani menjawab pilihan walau pilihan nya ternyata salah dan kamu mengganti pilihan tersebut di suatu hari nanti. Jangan melulu ada di tengah karena jadi orang yang berjalan ditengah bisa ketabrak, dan jadi orang yang keukeuh ada di tengah-tengah bisa jadi dianggap selingkuhan (eh, apanih!)

Baiklaaaaaaaaaaaah… mungkin share yang entah apa ini namanya lebih baik disudahi sampai di sini. Apakah kamu sendiri punya uneg-uneg yang menjanggal hati? Apakah tulisan ini terlalu serius? Apakah kamu udah di seriusin? *diguyur air kobokan*

51 thoughts on “Kejanggalan dan Jawaban Hati

  1. Mantap.
    emang banyak ya teh, kasus kasus yang tidak poernah selesai gini, buat orang lain mungkin yasudah-lah-bodo-amat toh ada berita-berita baru yang muncul, tapi aku juga termasuk yang suka penasaran ini kasus kelanjutannya gimana.
    kaya kasus kematian mahasiswa biologi universitas ternama di Jakarta, yang sampai sekarang belum jelas jluntrungannya, aku juga masih suka nyari-nyari apdetan berita terbarunya.

    Dan point 4 itu juga aku masih suka penasaran, walaupun pas jaman kasus kasus itu aku masih bocah banget, tapi makin kesini malah jadi makin penasaran.

    1. Wah iya ya kasus itu juga gak ada juntrungan nya. Kadang kalau nemu berita baru nya pun sedikit dan itu itu lagi. Kasus kasus no 4 bukan pas kamu bocah aja, ada yang kamu belum lahir kayanya hahaha

  2. Unfinished case, tapi orangnya sudah dibunuh karakternya. Waktu jadi tersangka, media rame, karena berita besar. Begitu peradilan dimulai, media terdiam, soalnya sudah ga seru lagi. Media tidak berpikir bahwa orang tersebut sudah mereka bunuh karakternya dan sulit untuk membersihkan nama itu, hiks

  3. bener banget ini, aku jadi ingat kembali kasus2 yang dah lama2 itu dan gak ada penyelesaiannya, gak tau siapa yg membunuh para aktivis2 itu, ceritanya kayak di pilem2 ya Sya🙂

  4. Anjay, tumben serius dan berat bahasannya hahaha. Tapi gak apa-apa, sih. Kok sepikiran ya soal Jessica hahaha ganjel rasanya. Makin sini kayaknya kasus di Indonesia makin banyak rancunya, gak ngerti lagi aku juga.

    Anyway, selain unfinished business yang ada di atas yang paling mengganjal buat aku adalah unfinished business antara aku dan dia. LAH KOK CURHAT. Gak deng, bacot aja ya aku teh hahaha dadah Caca! Luv❤

  5. Saya nggak kuat bacanya. Beraaaat banget. Nggak ngerti politik. Anak SMA salah pergaulan kayak gue ngertinya cuma curhat. Huhuhu, mau dibawa ke mana bangsa ini bila generasinya tidak mengerti politik. :’)

  6. Sekarang berita-beritanya udah hilang kebawa angin, yang penting awalnya heboh gk ketulungan. Ada juga berita beberapa tahun lalu soal anak kecil yang di sodo*i di salah satu sekolah internasional, pelakunya di duga cleaning service disana. pas aku coba cari beritanya ternyata pelakunya bukan mereka. Udah nama baik hancur, kabarnya ada salah satu yang bunuh diri juga loh. Serem.

  7. iya masih banyak kasus2 yang belum terselesaikan, dan seolah dilupakan atau dialihkan dengan kasus2 yang lain yang juga gak selesai –“

  8. Banyak kejanggalan di dunia ini. Berita soal bom Paris diangkat semua media, tapi Palestina dan Suria hening. Cuma media anti mainstream yg konsisten meemberitakannya.
    Densus 88 juga janggal. Kena semua yg terduga teroris langsung disiksa bahkan sampai mati, tanpa peradilan. Banyak kejanggalan di negeri ini yg bikin gua pusing. Mau coba gak peduli, tapi hati gua gak secuek itu. Akal gua gak sepasrah itu.

  9. Ga usah ragu untuk nulis tentang hal-hal yang random, Cha. Karena kadang hal yang random itu adalah sesuatu yang berarti dan penting untuk ditulis.

    Aku suka tulisan ini.

  10. kasus-kasus di atas sama seperti kisah cinta kamu yang saya ikuti sya: gak jelas. :p

    Btw, saya setuju kalau hukum dan keadian di Indonesia masih lah barang langka. Sejujurnya nggak cuma di Indonesia saja sih. Di negara lain juga gitu. Itulah alasan saya dari dulu tidak peduli pada hukuman dunia. Saya lebih peduli pada hukuman akherat. Yaa, hipokrit sih, tapi saya selalu percaya kita masih berada di fase yang sangat awal dalam siklus kehidupan dunia akherat. Jadi ya dunia cuma gitu-gitu aja sih. Cuman mampir minum arak aja di dunia itu.

    Oh iya, saya sengaja nulisnya pake ‘saya’ karena entah kenapa, jiwa Rangga saya kembali hadir. Entah kenapa…

  11. Banyak kasus yg kebenarannya belum terungkap. Disatu sisi, masyarakat sudah terlanjur menyudutkan si pelaku yg boleh jdi dia adalah korban dri pemberitaan di media. Media bener2 luar biasa. Menggeret opini msyarakat dgn mudah, media bahkan mampu membunuh dan merusak sebuah keluarga. Wah jdi inget drama korea ni, pinochio hahhaha

    1. Bener Qi, media berpengaruh besar karena bawa pikiran kita ke arah tujuan mereka. Btw aku tau drama korea pinochio hahaha tapi cuma nonton episode awal doang😛

      1. itu gunanya kita berpikir cerdas. Blom lgi media2 skrg beritanya banyak dikuasi oleh politisi. Intinya ya kepentingan pribadi yg punya media ~
        Wah harus ditonton sampe kelar tuh mbak fasya hahahha

  12. Yah beginilah Indonesia… Media yang seharusnya media mencerdaskan bangsa saat ini malah gak bener bikin berita. Membesar-besarkan berita yang gak penting, dan menutupi berita yang penting. hahahaha… kenapa komennya juga serius sih?😀

  13. Aku hanya merhatiin ketika berita yang awalnya sangat sering diberitakan, lalu ada berita baru, berita yang sebelumnya sering muncul itu tiba-tiba menghilang. Sekarang lagi rame banget kasus pemerkosaan dan pembunuhan sadis. Kasus lainnya seperti korupsi jadi tenggelam dulu.

    Yang benar-benar adil cuma hukum Sang Pencipta.

    1. Iya Yu, kata orang sih suka ada pengalihan isu. Berita nya emang bener tapi media menggiring kita untuk lupa sejenak sama berita yang lama. Kalau yang adil hanya Tuhan, udah pasti itu mah.

  14. Setelah baca tulisan ini dan mencoba mngaitkan dg unek2 yg ada dikepala, aku berkesimpulan gini, “mending kita cari tau sendiri kebenarannya tanpa menghiraukan pendapat media”, karena skrg berita bisa saja dimunculkan dan ditekan hingga tak seolah tak ada kelanjutannya. Dan seolah semua tiada atau tidak eksis kalo nggak ada di media massa. Haha serius amat, yg nulis kayaknya ga seserius ini deh, tapo top dah! Bikin mikir lagi sama yg beginian wkakak😀

    1. Kesian ya media sekarang di tekan sana sini, sekali nya jujur pasti ada halangan nya😦 eits aku anaknya serius banget kalik mas *ngaca* hahaha😛

  15. Nah sya, tang khusus nomor satu ga berani ngambil kesimpulan apa apa aku
    Salah terka dikit yang ada malah berabe ye kan huahahhahaha
    Klo yang nomor 2, aku malh baru2 ini tertarik ngubek ubek lagi beritane sebenernya alur kejadiannya kek gimana sih huahahhahaha
    #model misteri gini akuh biasanya suka nih

    1. Aku sih nomer 1 nyimpulin dari apa yang aku liat (dari jauh) aja sih, kalaupun aku salah nyimpulin ya gakpapa hehehe toh kalau beneran salah, hukum aja sesuai yang berlaku😛

      Duh aku juga suka nih yang misteri2 gini (efek buku dan film) wkwk

  16. Berat nih tulisannya. Permasalahan yang ada di media masa itu kayanya ada musim-musimnya. Jadi ketika topik A rame, semuanya langsung berburu ke sana. Trus dateng lagi permasalahan B, semuanya ke B lagi dan A terlupakan oleh waktu. Ya begitulah cinta. Apadeh. Hahaha.

    1. Iya berat, yang komen juga panjang2 mana serius2. Aku jadi deg2an balesin nya hahaha. Ngggg iya media tugasnya emang gitu sih, cari berita baru setiap hari setiap jam setiap saat nya huhuhu. Pusing aku juga.

      Itu cinta jangan dibawa2 dulu ya, tolong fokus! *padahal aku juga suka gak fokus*😀

  17. Biarkan waktu yang kan menjawab semuwanya.. uwoo~~

    Yang lain ga tau sih, ya. Tapi gue miris sama kasus nenek2 yang dipenjara gegara ngambil ranting buat dijadiin kayu bakar. Padahal kan bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Kasihan uda tua. Cedih..

  18. wah ga nyangka .. ternyata pemerhati .. eh pengamat masalah hukum …
    banyak kejanggalan kejanggalan ya …. kayaknya kalau di jadiin cerita detektif seru juga ya .. bisa jadi agatha chiristie atau dan brown … kayaknya bakalan keren tuh ..

    1. Waduh gak pemerhati juga sih apalagi pengamat hahaha. Iya bener aku setuju ini dijadiin cerita ala-ala agatha christie. Aku suka tulisan2nya.

  19. Untuk kasus Jessica dan Antasari mungkin perlu mendatangkan Conan Atau Sherloc Holmes biar kasusnya cepat terpecahkan.
    Gue juga nggak yakin kalo mereka berdua bersalah. Yha semoga aja cepat diusut dan dituntaskan.

    Terus kasus nenek, itu emang itulah gambaran hukum yang ada di negara kita Sya. Tumpul diatas dan tajam dibawah. Hukum cuma untuk orang-orang yang nggak berduit. Ironis sekali~

    Dan untuk kasus Marsinah, Udin, dsb. Itu emang kejahatan level parah. Ada kepentingan golongan, nggak ada yang berani ngusut, karena udah bukan lagi dibungkam dengan materil, tapi dengan ancaman.
    Susah emang, jadi orang kritis di Indonesia saat ini.😦

  20. Tambahan kak, perihal kejanggalan.
    Menurut saya kejanggalan terbesar adalah kasus si Zaskia Gotik yang diangkat jadi duta pancasila, dan kasus seorang guru yg dipenjara karena mencubit anak didiknya karena dia melakukan sebuah kenakalan.

    Kalau memakai logika begini, Seorang guru, pahlawan tanpa tanda jasa dan mencerdaskan anak bangsa, melakukan teguran dan mencubit anak didiknya untuk menyadarkannya, ketika teguran lisan tak bisa menenangkan, ya terpaksa dicubit meski sedikit tapi dipenjara jg,

    Sedangkan, si zaskia gotik jelas-jelas menghina pancasila, tapi ya apamau dikata yg ada dijadikan duta pancasila.

    Terkadang logika dan hati nurani, serta kepentingan2 yg lain masih suka bertentangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s