Nulis Puisi

Tentang Hujan, Lamar, dan Rindu

Tentang Hujan
17 Maret 2016

1.
Kita adalah anak jarak dalam mendung
Bertemu dalam udara
Dipeluk awan dan menerka warna langit

2.
Mengenang mampu meneduhkan hati
Dituliskan kebahagiaan dalam puisi
Disimpan selamanya tanpa kamu ketahui

3.
Sore adalah milik kita
Sepulang kehujanan berdua
Bercengkrama perihal masa tua
Melupakan hari lalu, kita adalah janda-duda

4.
Dinginnya menyepi rasa
Aku di ajak tenggelam berlapis-lapis
Menikmati setiap tawa mu dalam kekakuan yang begitu manis

5.
Tentang hujan yang tak kunjung selesai
Aku merindu awal gerimismu
Disana letak petrichor hadir membuat candu

6.
Walaupun sakit kepala karenanya
Aku selalu kembali mengulang
Ada atau tanpamu, lari-lari dibawah hujan

7.
Dua orang menulis puisi setelah hujan reda
Mengeluh sakit tanpa bertatap muka
Adakah disana punya doa yang sama?

———————————

Lamar
20 Maret 2016

1.
Aku lupa caranya menerima
Tinggalkan suratmu di depan rumah
Biarkan ayah ibu menilai isinya, aku menimang tujuannya

2.
Tiap yang punya anak gadis
Keluarga akan menjadi HRD di waktu yang telah ditentukan
Untuk satu posisi tetap, bukan kontrak

3.
Sesiap apa masa itu?
Kita diajak masuk pelan-pelan untuk menemukan banyak kata, banyak cerita, juga membalut kenangan rasa

———————————

Rindu
01 Juli 2016

1.
Jadilah rindu yang baik
Tidak merusak suasana dan tidak merusak hubungan

2.
Jadilah rindu yang berhenti dalam kata
Ia tahu tempat yang dituju, tanpa harus sampai tepat waktu

3.
Jadilah rindu yang tau jalan pulang
Tanpa harus mengajak angin pagi untuk bertamu dalam temu

———————————

Apa puisi pendek tentang hujan, lamar, atau rindu, versi kamu? Dan, mana yang kamu favorit-in dari semua tulisan diatas? Ada? Gak? Gak ada? Ada? Ada tapi bingung yang mana? Gak ada tapi mau komen aja? Yauda, terserah…

38 thoughts on “Tentang Hujan, Lamar, dan Rindu

  1. Aku suka Tentang Hujan, meski terasa dingin namun semua itu sirna dan berubah menjadi hangat ketika kamu duduk bercengkerama denganku :))

    *Tapi aku bukan duda -_-

  2. Puisi pendek ini apa ya namanya? Pernah denger puisi haiku, sama-sama pendek juga.

    Puisi yang rindu pendek amat, mbak. Wah, rindunya cuma sebentar berarti.πŸ˜€

  3. Jadi ini ceritanya kamu habis dilamar pas hujan2 terus kamu sekarang rindu?*oops nggak nyambung

    Semuanya oke Fasya…cantik kayak yang bikin.
    Nah yang ini versi aku

    Rintik sang hujan
    Hadirkan denting syadu
    Denting rinduku
    Andaikan aku mampu
    Aku terbang padamu
    *
    Bila kau hadir
    Pastikan akhir kita
    Akhir bahagia
    Ayah bunda menunggu
    Kau sampaikan niat mu
    *
    Kini kutunggu
    Dirimu dalam rindu
    Dalam doaku
    Semoga kau mengerti
    Rasa di dalam hati

    Wkwkwk tiga bait tanka yang ancurr…

  4. Tentang hujan sama Lamar aku suka yang nomer satu. Sementara yang Rindu suka nomer dua. Lalalala

    Versiku gimana? Gini :

    Hujan.

    Rintik-rintik.
    Tetes-tetes.
    Deras-deras.
    Duuuh, basah deh~

    Lamar.

    Gelap adalah malam.
    Dingin adalah hujan.
    Nikah kawin dilamar.
    Anak Jadi sebelas, mari kita futsalan.

    Rindu.

    Aku dan kamu adalah dua hal yang jarang bertemu.
    Aku.
    Rindu.
    Kamu.
    Rindu.
    Aku.
    Enggak?

    Lalala~

  5. Soal hujan… Hujan, yang banyak orang mempolitisasi… Ku harap ia, hujan, tak kesal kami telah mempuitisasi sekehendak hati… Soal hujan hihihihi πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

  6. Kamu lagi kenapa teh?

    tapi gua suka yang Rindu. Entahlah, mungkin emang lagi kangen aja sama seseorang. Biasanya sama sesetangkai.

    1. Iyak hehehe kalau aku nulisnya di twitter dan dikumpulin di draft blog – yang entah kapan mau di postingnya.

      Btw baru ngeh nama blog mu ganti lagi yesh hihihi ganti muluπŸ˜›

  7. hujan ..
    koq sekarang hujan terus ya ..
    jadi aja banjir

    banjir ..
    yang mau pergi ngelamar gimana dong
    jadi aja ga dateng

    rindu ..
    kalo ga dateng
    jadi aja rindu

    ehhh .. ini puisi atau liputan sih …πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s