Bahas Musik

7 Vokalis Perempuan Jalur Indie

Hallooo! Setelah ikutan 30 hari bercerita di instagram selama bulan Januari 2017, saya memang memberikan blog ini istirahat sejenak. Saya fokus sama blog fasyaandfriends.com dan juga menulis di instagram. Bukannya pilih kasih, toh semuanya juga harus saya isi kontennya. Gak cuma blog ini semata. Setdah so sibuk abis. HAHAHA.

Eh btw, kalau ada yang mau baca tulisan selama 30 hari di instagram. Boleh mampir ke sini ya -> @fasyaulia. Sejauh ini event nya sangat menyenangkan, saya suka. Dan, saya konsisten menulis setiap harinya. YEAY!Β Bangga sama diri sendiri. (gitu doang bangga, murah emang Fasya mah) (iya gakpapa, namanya juga mengapresiasi diri sendiri) πŸ˜›

————————————————–

NAH. Sekarang, saya udah selesai ikutan event 30 hari bercerita di instagram, dan bakalan nulis disini tentang 7 vokalis perempuan jalur indie. Siapa aja mereka? Sebentar, ini ada penjelasan dulu sedikit mengenai “indie”.

Istilah Indie diambil dari kata Independent yang berarti merdeka, bebas, mandiri, dan nggak bergantung. Banyak yang menganggap kalo indie itu sebuah genre musik, seperti halnya rock, jazz, atau sebagainya. Anggapan tersebut sayangnya salah besar. Indie sendiri bukanlah suatu genre musik, melainkan sebuah gerakan musik yang bebas dan mandiri, nggak bergantung sama sebuah label musik atau sebagainya. Band Indie cenderung menciptakan lagu sesuai dengan apa yang mereka sukai dan genre yang mereka inginkan. Gak jarang kalo lagu-lagu yang mereka ciptakan kebanyakan sangat anti-mainstream dari lagu-lagu di pasaran. Sumber disini.

Setiap band dengan genre dan jalur apapun, tentu punya personil yang didalemnya punya bagian masing-masing. Paling utama dan mudah dikenal orang adalah bagian vokalis. Saya mau milih 7 vokalis perempuan yang ada di jalur indie versi saya – yang mungkin bisa ikut didengar dan diketahui oleh kalian semua.

1. Endah n Rhesa

Siapa yang gak kenal pasangan romantis ini? Diatas panggung selalu menunjukkan keromantisan dan kehangatan sebagai pasangan suami istri musisi. Mereka adalah Endah Widiastuti (vokal dan gitar) dan Rhesa Aditya (bass). Sejak tahun 2003 sampai 2017 ini, mereka sudah mengeluarkan empat album. Keunikan Endah kalau nyanyi adalah banyak sekali improvisasi dari awal sampai akhir. Bahkan dengan improvisasi saat dia menyanyi, banyak penonton yang dikejutkan dan memberi apresiasi.

Website Endah n Rhesa, klik : www.endahnrhesa.com/home

2. MarcoMarche

Pasangan yang jadi musisi indie bukan cuma Endah n Rhesa, tapi ada juga Asterina dan Duta. Mereka adalah pemilik duo akustik, MarcoMarche. Nama MarcoMarche diambil dari nama gitar mereka berdua. Gak cuma Asterina yang nyanyi, tapi Duta pun ikut nyanyi, dan perpaduan suara mereka sejuk bangeeet!

Instagram MarcoMarche, klik : @marcomarche_

3. Stars and Rabbit

Stars and Rabbit berasal dari Yogyakarta dan memiliki dua personil. Elda Suryani sebagai vokalis dan Adi Widodo sebagai gitaris. Elda, yang disebut-sebut punya suara mirip Bjork, yang disebut-sebut sebagai vokalis enerjik nan imut, dan yang disebut-sebut menggebrak nama Stars and Rabbit setelah Elda keluar dari band EVO. Iya, EVO. Salah satu nama band rock di Indonesia. Dan sekarang, Elda bersama Stars and Rabbit berada di genre folk pop. Cukup berbeda bukan? Tapi tetep keren!

Website Stars and Rabbit, klik : starsandrabbit.com

4. Banda Neira

Kalian tau kan saya pernah patah hati karena Banda Neira bubar? Iya tulisannya bisa dibaca disini. Tapi, sepatah hati apapun penggemar Banda Neira, karya nya masih tetap bisa dinikmati. Rara Sekar, selaku vokalis perempuan di Banda Neira yang kadang duet juga rekannya di project ini (Ananda Badudu) punya suara yang lembut bangeeet. Selembut suara saya. (oke ini bohong) πŸ˜€

Blog Banda Neira, klik : dibandaneira.tumblr.com

5. Scaller

Pas dengerin pertama kali, kirain band luar negeri. Setelah dicek kesana kemari, ternyata band dari Indonesiaaa! Cukup bangga sih, karena banyak yang bilang kalau Scaller adalah salah satu band dengan genre rock yang keren. Stella Gareth (vokalis dan pemain synthesizer) dan Reney Karamoy (vokalis dan gitaris) adalah personil dari Scaller. Stella, sebagai personil cewek yang berwajah cantik ini, ternyata punya suara yang kuat dan performance nya terlihat asik dimana Ia bernyanyi rock sambil bermain synthesizer.

Website Scaller, klik : www.scallermusic.com

6. Teman Sebangku

Lagi-lagi duo akustik dengan vokalis perempuan, yaaap sekarang ada Teman Sebangku. Mereka adalah Sarita Rahmi (vokalis) dan Doly Harahap (gitaris) yang sudah berpasangan dalam bermusik sekitar 7 tahun. Suara Sarita punya ciri khas dan perform nya selalu ceria. Di salah satu kolom komentar di video bawah ini, ada yang bilang kalau suara Sarita pas perform live dan musik aslinya (digital) ternyata sama. Dan saya setuju dengan itu. Musik digitalnya tampak tidak dibuat-buat dan saat menonton langsung terasa begitu sama.

Instagram Teman Sebangku : @teman_sebangku

7. Mocca

Siapa yang gak kenal Mocca? Udah melanglang buana ke berbagai negara, udah mengeluarkan banyak album, sudah berdiri sejak tahun 99 dan masih tetap berjaya sampai saat ini. Arina, dia lah sebagai vokalis yang selalu tampak cantik dan awet muda. Dimata saya, Mocca selalu tidak ada perubahan. Musiknya tetap enak, perform nya selalu santai, Arina pun tetep imut kaya saya (?) Tapi yang paling bikin bangga sih, Mocca begitu diterima diberbagai negara, salah satunya Korea. Bahkan, saya pernah nonton drama korea (lupa judulnya) ada lagu Mocca nya dong. Omaygad, terharoe.Β 

Website Mocca : mymocca.com

————————————————–

Gimana? Diantara 7 vokalis diatas, udah pernah tau atau dengerin siapa aja? Sebenarnya selain 7 orang tersebut, masih banyak yang jadi vokalis perempuan jalur indie. Ada Sarah dari Sarah n Soul, Aprilia Apsari dari WSATCC, Amandia Syachridar dari Homogenic,Β Dian Safitri dari Hollywood Nobody, dan tentu masih banyak lagiiiiii.

Semuanya punya keunikan sendiri-sendiri, dari musik yang dibawakannya, begitupun dengan suara sang vokalisnya. Yang saya tulis diatas pun demikian, saya tidak bisa membedakan mana yang lebih bagus atau tidak. Karena, yang ada hanyalah selera pendengar saja. Saya pun tahu band diatas bagus-bagus, tapi sejujurnya, ada pula band yang saya tidak terlalu suka dengan musiknya. Bukan karena musiknya tidak bagus, tapi karena memang bukan selera saya. Itu saja.

Tapi selagi tetap ada di jalur indie, saya sangat mendukung mereka. Salah satu alasannya adalah, menghargai dan mengapresiasi karya anak negeri – tanpa harus diracuni dan diperintah labelisasi. (eh emang ada kata labelisasi? HAHAHA)

Anyway, terimakasih sudah membacaaaa~ salam sayang (?)

Advertisements

40 thoughts on “7 Vokalis Perempuan Jalur Indie

  1. Aku suka arinanya mocca, suaranya ‘angel’ banget. Paling inget pas jam2 90 an an 2000an dese nyanyi my secret admirer gituuh sya, yawla tua amat eykeh huhu,
    Trus pernah juga yg percis kata kamu dia berhasil nyanyiin ost drama korea, tapi aku gatau apa,,cz ga sengaja buka yutub

    1. Sebagai salah satu gegedug band indie, yang kenal Mocca pasti udah sepuh2 mba hahahahahahahahahah *lah aku juga dong sepuh* 😐

      Asliiik itu di drama korea apaan ya ku juga lupa, pokoknya Mocca di Korea sana femes abes deeeh hahaha

  2. Yang kutau cuma Mocca, Endah n Rhesa, dan Banda Neira aja Sya hahaha. (kemana aja, Sist?) πŸ˜› dan walaupun berbeda suara ketiganya aku suka semua. Apalagi Arina. Super lafffff! ❀

  3. Kok nggak ada Charita Utamy? Itu kesukaanku! Vokalis The Trees and The Wild. 😦

    Inget bagian Banda Neira, merasa sedih lagi. :’) Hm, vokalis Stars and Rabbit unik banget asli. Gue baru tahu band itu 2016. Terus juga 2014 baru tahu kalau vokalis Mocca ternyata adiknya penulis buku Supernova, Dee Lestari. Huwaaaa, telat banget. :’)

    1. Charita Utamy vokalis midnight quickie juga ya? Suara Elda Stars and Rabbit emang unik, cempreng2 tapi menarik hati (?) hahaha atuhlah Arina emang adiknya Mba Dee, Yog πŸ˜›

      1. Iya, di MQ juga. Cuma aku gak suka suaranya dia di EDM, aneh gitu. Enakan pas dia di TTATW yang folks itu. Bahaha.

        Kan aku norak, Sya. Taunya telat mulu. 😦

  4. Buat Scaller, aku juga kaget ka. Bukan karena ngira band luar sih. Tapi karena lebih ke feelnya yang ngepas banget sama mood waktu itu. Pertama kali denger di trailer cado-cado dan sejak itu langsung suka!

    Seneng denger lagu2 indie, baik itu dalam atau luar negeri. Yang cukup aku sayangkan buat indie dalam negeri, mereka punya style yang seragam. Akustik syahdu mendayu-dayu. Rasanya bosan aja denger yang stylenya gitu mulu.

    Ngomong2 makasih rekomendasi di atas ka fasya. Masih banyak yang belum kutahu huhu

    1. Aku sih gak terlalu suka scaller, cuma aku akui mereka bagus dan berkualitas. Menurut ku style nya indie dalam negeri gak seragam kok, pure saturday, erk, barasuara, band2 underground juga banyaknya indie kan, hahaha. Mungkin kamu keseringan dengernya yang akustikan kali jadi ngerasanya gitu. Kalau aku sih emang sukanya yang akustikan, jadi kalau share ya mungkin banyaknya itu hahaha πŸ˜› πŸ˜› πŸ˜›

      Okaaay sama-sama Fadel πŸ™‚

      1. Ah iya, ada baru nemu Barasuara beberapa hari yang lalu. Kece banget tuh band 😁 Barangkali ini karena cuma ngandalin rekomendasi youtube buat nyari lagu dan mereka ngasih setipe frau dll. Bukannya nggak suka sih –”
        Perpanjang listnya ka. Kayak Pure saturday, erk blm pernah kudengar samsek πŸ˜‚

  5. Wah, mantap nih. Daftar band-band indie saya jadi bertambah sehabis baca artikel ini. Btw, saya pernah suka Katjie & piring, band indie asal bandung. Cuma kayaknya sekarang sudah ndak bikin lagu baru lagi, padahal laguΒ²nya bagusΒ² lho πŸ™‚

  6. koq .. saya tahunya cuman dua aja … mocca dan endah n rhesa .. apa mereka ga ngetop ya … hahaha …. saya aja yang kuper kaleee
    penasaran … klik2 videoanya .. memang keren2 ya … bikin bangga ..semoga sukses dan semakin jaya musik Indonesia

  7. Hahahhaaha
    congkaaak congkaaak!
    wkwkkwwk

    *padahal lagi sebel sama diri sendiri yang gak konsisten nulis 30 hari bercerita, terus liat ig berantakan, terus malah mindahin tulisan ke blog.
    Ngahahahhaa

    MALU MALU IN πŸ˜€

    Tapi yaudah lah ya
    udah lewat.
    Yaa yang lewat lewat lupain ajalah kak.. apalagi yang namanya mantan.
    pftt

    btw aku selama ini pun salah gaul kayaknya.
    Aku kira ya indie itu aliran musik.
    Indie itu aliran musik di daerah wkwkkw
    Alias gak terkenal.
    *buset ini udah salah gaul, ngatain lagi.

    Dari 7 yang kak fasya sebutin di atas, aku cuma tau endah n ressa and mocca aja.
    Waktu ada konser tulus, aku selfie dong sama si ephi paniaaa wuaaaa.
    seneng gilak.

    1. (( IG BERANTAKAN )) Buuuk ya wong dirapihin lah, ditata kaya hati ini hahaha. Makanya belajar konsistenlah, jangan jalan2 mulu bikin orang kesel aja deh ah (lah nape jadi kesel).

      Btw, maap ih aku ingin ketawa pas baca indie itu dikira aliran musik daerah. ITU BEGIMANA YA LELI? ALA-ALA MUSIK SUNDA, JAWA, GITU KALIK YA? Hahahahaha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s